Bitcoin

Bitcoin (BTC)

$66,387.00 ▼-1.62%
Ethereum

Ethereum (ETH)

$1,953.23 ▼-1.90%
Tether

Tether (USDT)

$1.00 ▲0.01%
XRP

XRP (XRP)

$1.42 ▼-3.56%
BNB

BNB (BNB)

$604.31 ▼-2.14%
USDC

USDC (USDC)

$1.00 ▼-0.01%
Solana

Solana (SOL)

$81.54 ▼-4.21%
TRON

TRON (TRX)

$0.28 ▼-1.21%
Dogecoin

Dogecoin (DOGE)

$0.10 ▼-2.16%
Figure Heloc

Figure Heloc (FIGR_HELOC)

$1.03 ▲0.03%

Password Settlement BRI: 5 Rahasia Kelola EDC Agar Dana Cair Kilat

Data Bank Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan dalam preferensi masyarakat terhadap metode pembayaran nontunai, di mana nilai transaksi uang elektronik terus menanjak setiap tahunnya seiring dengan...

Keuangan

Data Bank Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan dalam preferensi masyarakat terhadap metode pembayaran nontunai, di mana nilai transaksi uang elektronik terus menanjak setiap tahunnya seiring dengan adopsi digital yang masif di seluruh pelosok negeri. Perubahan perilaku konsumen ini memaksa pemilik usaha dari berbagai skala untuk beradaptasi dengan menyediakan infrastruktur pembayaran yang memadai, salah satunya adalah mesin Electronic Data Capture atau EDC dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Keberadaan mesin EDC kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan vital untuk memastikan arus kas masuk berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti.

Namun, tantangan operasional di lapangan sering kali muncul justru pada saat toko hendak tutup atau pergantian shift kasir, yaitu ketika proses settlement atau penyelesaian transaksi harian harus dilakukan. Masalah yang paling sering dihadapi oleh para merchant adalah lupa atau tidak mengetahui password settlement bri yang valid, sehingga dana hasil penjualan hari itu tertahan di sistem dan belum masuk ke rekening.

Kondisi ini tentu sangat krusial karena kelancaran cash flow adalah napas bagi operasional bisnis kamu sehari-hari. Pengetahuan teknis mengenai cara mengoperasikan mesin EDC, khususnya terkait password settlement bri, menjadi kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh kamu maupun staf kasir yang bertugas. Artikel ini disusun secara mendalam berdasarkan pengalaman lapangan dan prosedur standar perbankan untuk membantu kamu memahami seluk-beluk penggunaan EDC BRI. Kita akan mengupas tuntas mulai dari kode-kode rahasia, cara mengatasi kendala teknis, hingga strategi memaksimalkan potensi mesin pembayaran ini untuk keuntungan bisnis kamu.

Kode Settlement BRI yang Perlu Diketahui

Dalam pengoperasian mesin EDC, terdapat serangkaian kode numerik yang berfungsi sebagai perintah pintas untuk mengakses menu tertentu dengan cepat tanpa harus menelusuri layar navigasi yang berbelit-belit. Memahami kombinasi angka ini sangatlah penting, terutama ketika kamu sedang melayani antrean pelanggan yang panjang atau sedang terburu-buru menutup toko. Salah satu informasi yang paling sering dicari adalah password settlement bri, karena tanpa kode ini, proses pemindahbukuan dana dari mesin ke rekening merchant tidak akan terjadi.

Settlement adalah proses finalisasi transaksi kartu kredit atau debit yang terjadi pada mesin EDC. Selama kamu belum melakukan settlement, uang pelanggan masih berstatus “menggantung” di sistem perbankan. Untuk mengakses menu ini, mesin EDC biasanya meminta otentikasi keamanan. Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai kode-kode dan password yang wajib kamu ketahui.

Kode Function 232 untuk Menu Settlement

Kode function merupakan jalan pintas yang sangat berguna pada mesin EDC tipe Ingenico yang banyak digunakan oleh BRI. Angka 232 adalah kode keramat yang membawa kamu langsung ke menu settlement. Tanpa mengetahui kode pintas ini, kamu mungkin harus menekan tombol menu berkali-kali dan mencari opsi “Settlement” secara manual yang memakan waktu. Dengan menekan tombol “Function” atau “F” diikuti angka 232, mesin akan segera merespons perintah untuk memulai proses penutupan batch transaksi. Ini adalah langkah awal sebelum kamu diminta memasukkan password settlement bri. Pengetahuan tentang shortcut ini menunjukkan tingkat keahlian kamu dalam mengoperasikan alat kerja, meminimalisir kesalahan input, dan mempercepat proses administrasi harian toko.

Password Standar 3333

Setelah kamu berhasil masuk ke menu settlement, mesin akan meminta kode pengaman atau password. Untuk mayoritas mesin EDC BRI yang beredar di pasaran, password settlement bri default atau standar yang disetting oleh teknisi adalah 3333. Angka ini adalah kombinasi empat digit yang paling umum digunakan. Kamu cukup mengetikkan angka 3333 pada papan tombol EDC lalu menekan tombol hijau (Enter). Jika password ini diterima, mesin akan memproses data, mencetak struk laporan total transaksi (audit report), dan mengosongkan memori transaksi untuk hari berikutnya. Penting untuk diingat bahwa password ini sebaiknya tidak diubah sembarangan tanpa berkoordinasi dengan pihak bank, karena jika kamu lupa password yang sudah diubah, proses reset akan membutuhkan waktu dan kunjungan teknisi.

Password Alternatif 0000

Meskipun 3333 adalah standar yang paling umum, ada beberapa tipe mesin EDC atau pengaturan wilayah tertentu yang menggunakan kombinasi berbeda. Password settlement bri alternatif yang sering digunakan adalah 0000. Biasanya, jika kamu mencoba memasukkan 3333 dan mesin memberikan respon “Wrong Password” atau “Password Salah”, langkah logis berikutnya adalah mencoba kombinasi 0000 ini. Hal ini sering terjadi pada mesin-mesin model lama atau mesin yang baru saja mengalami pembaruan perangkat lunak (software update). Mengetahui kedua variasi password ini memberikan kamu fleksibilitas dalam menangani masalah teknis dasar tanpa harus panik menelepon call center BRI di tengah malam saat hendak tutup toko.

Kode Settle BRI via Menu Function

Selain pintasan langsung, kamu juga perlu memahami bahwa kode settle bri sebenarnya merujuk pada pemahaman navigasi menu. Pada beberapa mesin tipe Android terbaru yang mulai didistribusikan BRI, konsep “kode” mungkin berganti menjadi navigasi layar sentuh. Namun, pada mesin tombol fisik konvensional, tombol navigasi biasanya menggunakan urutan tertentu. Settlement bri adalah kunci pencairan dana. Memahami hierarki menu ini penting sebagai cadangan jika tombol shortcut fungsi macet atau tidak responsif. Kamu harus terbiasa menavigasi dari Menu Utama > Merchant Menu > Settlement. Di sinilah otentikasi password settlement bri akan kembali diminta sebagai gerbang terakhir keamanan transaksi.

Kode Settlement EDC BRI Berdasarkan Jenis Mesin

Penting untuk dicatat bahwa BRI bekerja sama dengan beberapa vendor penyedia mesin EDC, seperti Ingenico, Pax, dan Verifone. Meskipun prinsip kerjanya sama, kode settlement edc bri mungkin memiliki sedikit variasi dalam cara input. Pada mesin Pax, misalnya, tombol fungsi mungkin perlu ditekan bersamaan dengan tombol angka. Namun, password settlement bri yang diminta pada akhirnya tetaplah sama, yaitu antara 3333 atau 0000. Pengalaman menghadapi berbagai jenis mesin ini akan membuat kamu lebih tenang. Jangan ragu untuk mencatat kode-kode ini di buku log operasional toko yang hanya bisa diakses oleh staf terpercaya, sehingga siapapun yang bertugas shift malam bisa melakukan settlement bri kode dengan lancar.

Cara Menggunakan Mesin EDC BRI dengan Kode Settlement yang Tepat

Menggunakan mesin EDC terlihat sederhana, namun membutuhkan ketelitian tinggi karena menyangkut uang masuk usaha kamu. Salah satu momen paling krusial adalah saat melakukan settlement. Banyak merchant baru yang bingung urutan langkahnya. Berikut adalah panduan langkah demi langkah menggunakan mesin EDC BRI untuk melakukan settlement dengan benar, memastikan password settlement bri yang kamu masukkan berfungsi dan dana segera cair.

Pertama, pastikan mesin EDC dalam keadaan hidup dan memiliki sinyal yang kuat (GPRS/4G) atau terhubung dengan Wi-Fi toko yang stabil. Sinyal yang buruk seringkali menyebabkan kegagalan settlement atau connection time out. Setelah koneksi aman, tekan tombol “Function” atau tombol berwarna hijau pada mesin EDC tipe Ingenico. Layar akan menampilkan kolom input untuk memasukkan kode fungsi.

Kedua, masukkan kode fungsi 232. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, ini adalah jalan cepat menuju menu settlement bri. Setelah menekan angka 232, tekan tombol hijau (Enter/OK). Mesin akan langsung melompat ke layar konfirmasi settlement. Di layar ini, biasanya akan muncul ringkasan jumlah transaksi atau pertanyaan konfirmasi “Settle Batch?”. Tekan Enter kembali untuk melanjutkan.

Ketiga, mesin akan meminta password settlement bri. Di sinilah kamu memasukkan angka 3333 atau 0000. Pastikan tidak ada orang yang tidak berkepentingan melihat proses ini, meskipun ini adalah password umum, namun menjaga kerahasiaan proses bisnis adalah bagian dari integritas toko. Setelah memasukkan password, tekan tombol hijau.

Keempat, tunggu hingga mesin mengeluarkan struk. Mesin akan mencetak kertas struk panjang yang berisi rincian transaksi Visa, Mastercard, Debit GPN, dan total nominal uang yang akan dikreditkan ke rekening kamu. Simpan struk ini sebagai bukti fisik yang sah. Jika struk keluar dan tertulis “Settlement Success” atau “Batch Uploaded”, artinya proses selesai. Dana akan masuk ke rekening sesuai ketentuan bank (biasanya H+1). Kesalahan dalam memasukkan password settlement bri sebanyak tiga kali berturut-turut bisa menyebabkan menu terkunci, jadi berhati-hatilah saat menekan tombol.

Cara Reprint Atau Cetak Ulang EDC BRI

Seringkali terjadi situasi di mana kertas struk habis saat transaksi berlangsung, printer macet, atau pelanggan meminta salinan struk tambahan untuk keperluan kantor mereka. Dalam kondisi ini, kemampuan untuk melakukan reprint atau cetak ulang struk menjadi sangat penting. Fitur ini menyelamatkan kamu dari potensi komplain pelanggan yang merasa transaksinya tidak valid karena tidak memegang bukti fisik. BRI menyediakan fitur reprint yang mudah diakses, namun kamu harus tahu caranya.

Cara Reprint Mesin EDC BRI untuk Transaksi Terakhir

Kebutuhan paling umum adalah mencetak ulang struk transaksi yang baru saja terjadi. Misalnya, struk pertama berhasil dicetak untuk merchant, tapi saat mencetak customer copy, kertas habis. Untuk melakukan reprint transaksi terakhir (Last Transaction), langkahnya sangat cepat.

Pada tampilan layar utama (standby), tekan tombol “Function” (F). Kemudian, masukkan kode fungsi 73. Angka 73 adalah kode shortcut standar pada banyak mesin EDC BRI untuk menu Reprint. Setelah menekan 73 dan tombol hijau, mesin biasanya akan langsung mencetak transaksi terakhir yang terekam di memori. Pada beberapa tipe mesin lain, kamu mungkin perlu menekan tombol Menu, pilih menu “Reprint”, lalu pilih opsi “Last Transaction”. Metode ini tidak memerlukan input nomor referensi apapun karena mesin secara otomatis mengambil data paling ujung di dalam batch yang belum di-settle. Fitur ini sangat membantu mempercepat pelayanan di kasir sehingga pelanggan tidak menunggu terlalu lama hanya untuk mendapatkan struk mereka.

Cara Reprint Mesin EDC BRI untuk Transaksi Lainnya

Bagaimana jika pelanggan kembali ke toko setelah 2 jam dan meminta struk karena struk mereka hilang, sementara sudah ada 10 transaksi lain setelahnya? Kamu tidak bisa menggunakan fitur “Last Transaction”. Kamu harus menggunakan fitur “Any Transaction” atau “Invoice Number”.

Langkah pertamanya adalah masuk ke menu Reprint (bisa lewat Function 73 atau menu manual). Kemudian pilih opsi “Any Receipt” atau “Invoice”. Di sini, mesin akan meminta kamu memasukkan “Trace Number” atau nomor invoice transaksi tersebut. Kamu bisa melihat nomor trace ini pada struk copy merchant yang kamu simpan (biasanya 6 digit angka).

Masukkan nomor trace tersebut, lalu tekan Enter. Mesin akan mencari data tersebut di dalam memori batch yang belum di-settle dan mencetaknya ulang. Perlu diingat, kamu hanya bisa melakukan reprint untuk transaksi yang belum melalui proses settlement bri. Jika kamu sudah melakukan settlement (memasukkan password settlement bri dan menutup batch), data transaksi biasanya sudah dihapus dari memori mesin untuk alasan keamanan dan kapasitas, sehingga reprint tidak bisa dilakukan lewat mesin dan harus meminta data ke bank jika sangat mendesak.

Ketentuan yang Ada Pada Mesin EDC BRI

Sebagai mitra BRI, kamu terikat dengan beberapa ketentuan penggunaan mesin EDC. Memahami aturan main ini menghindarkan kamu dari penalti, penarikan mesin, atau penundaan pencairan dana. E-E-A-T (Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness) kamu sebagai merchant diuji dari seberapa taat kamu pada ketentuan ini. Ketentuan ini dirancang untuk melindungi kedua belah pihak, baik bank maupun merchant, serta menjamin keamanan pemegang kartu.

Bisa Digunakan untuk Semua Kartu

Salah satu keunggulan utama mesin EDC BRI adalah sifatnya yang inklusif. Mesin ini disetting untuk menerima berbagai jenis kartu. Secara default, EDC BRI bisa memproses kartu debit dan kredit berlogo VISA, Mastercard, JCB, dan tentu saja kartu GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) dari bank manapun di Indonesia. Selain itu, untuk mesin EDC BRI, kamu bisa menerima kartu BRIZZI (uang elektronik) dan kartu Private Label BRI.

Fleksibilitas ini memudahkan pelanggan kamu. Mereka tidak perlu bingung apakah kartu bank mereka diterima atau tidak. Namun, kamu perlu memahami bahwa setiap jenis kartu mungkin memiliki MDR (Merchant Discount Rate) atau biaya administrasi yang berbeda. Kartu sesama BRI mungkin memiliki biaya lebih rendah dibandingkan kartu kredit bank asing. Pengetahuan ini penting agar kamu bisa menghitung margin keuntungan dengan tepat. Meskipun mesin bisa menerima semua kartu, pastikan kamu selalu melakukan settlement edc bri setiap hari agar semua jenis transaksi dari berbagai bank tersebut terkumpul dan terproses pembayarannya ke rekening kamu secara sekaligus.

Pembayaran Settlement Hari Berikutnya

Banyak merchant pemula yang salah paham mengira uang hasil gesekan kartu akan masuk detik itu juga ke rekening, layaknya transfer antar bank via mobile banking. Ketentuan pada mesin EDC umumnya menganut sistem H+1 (hari kerja) setelah proses settlement dilakukan. Inilah mengapa disiplin melakukan settlement bri kode setiap malam saat tutup toko sangatlah krusial.

Jika kamu melakukan transaksi hari Senin dan melakukan settlement pada Senin malam (sebelum cut off time bank, biasanya pukul 22.00 atau 23.00), maka dana akan masuk ke rekening kamu pada hari Selasa. Namun, jika kamu lupa melakukan settlement pada hari Senin dan baru melakukannya pada Selasa pagi, maka dana transaksi hari Senin tersebut baru akan diproses pada hari Selasa dan masuk ke rekening pada hari Rabu. Keterlambatan melakukan input password settlement bri berarti keterlambatan penerimaan uang. Bahkan, jika settlement tidak dilakukan dalam jangka waktu tertentu (misalnya 7 hari), dana bisa tertahan (suspended) dan kamu harus mengurusnya secara manual ke kantor cabang BRI, yang tentunya merepotkan. Jadi, jadikan input kode settlement edc bri sebagai ritual wajib penutupan toko.

Syarat Mengajukan Mesin EDC

Untuk memiliki mesin EDC, ada kriteria ketat yang harus dipenuhi untuk menjamin Trustworthiness bisnis kamu di mata bank. Bank tidak sembarangan memberikan mesin karena alat ini bisa disalahgunakan untuk gestun (gesek tunai) ilegal. Syarat utamanya adalah kamu harus memiliki rekening operasional di BRI (Giro atau Tabungan BritAma Bisnis).

Dokumen legalitas juga mutlak diperlukan. Untuk perorangan, kamu butuh KTP, NPWP, dan Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan. Sedangkan untuk badan usaha (PT/CV), dokumennya lebih kompleks meliputi Akta Pendirian, SIUP, TDP/NIB, NPWP Badan, dan KTP pengurus. Selain administrasi, pihak bank biasanya akan melakukan survei lokasi untuk memastikan toko fisik benar-benar ada dan layak. Bank juga akan mengevaluasi potensi transaksi. Jika volume transaksi dinilai terlalu kecil, pengajuan mungkin ditolak atau ditarik kembali di kemudian hari. Dengan memenuhi syarat ini, kamu membuktikan kredibilitas usahamu. Setelah mesin diterima, menjaga kerahasiaan operasional seperti password settlement bri menjadi tanggung jawab penuh merchant.

Keuntungan Memiliki Mesin EDC Bagi Merchant

Di era digital ini, menyediakan mesin EDC bukan lagi beban biaya, melainkan investasi strategis. Perilaku konsumen telah bergeser drastis. Banyak orang kini jarang membawa uang tunai dalam jumlah besar karena alasan keamanan dan kepraktisan. Mereka lebih nyaman membawa selembar kartu di dompet. Jika kamu menolak pembayaran non-tunai, kamu berisiko kehilangan penjualan. Berikut adalah keuntungan mendalam yang bisa kamu rasakan.

Memperbanyak Jumlah Transaksi

Adanya mesin EDC secara psikologis mendorong pelanggan untuk berbelanja lebih banyak. Ketika membayar dengan uang tunai, pelanggan terbatas pada lembaran uang yang ada di dompet mereka. Jika uang kurang, mereka akan membatalkan pembelian atau mengurangi barang belanjaan. Namun, dengan kartu debit atau kredit, batasan tersebut menjadi lebih longgar sesuai dengan limit saldo atau kredit mereka.

Ini membuka peluang impulse buying atau pembelian tidak terencana yang menguntungkan merchant. Selain itu, proses transaksi menjadi lebih cepat. Kamu tidak perlu pusing mencari uang kembalian receh, yang seringkali menjadi masalah di kasir. Antrean menjadi lebih cepat terurai. Semakin cepat pelayanan, semakin banyak pelanggan yang bisa dilayani dalam satu waktu. Jangan lupa, setiap akhir hari, rutinitas memasukkan password settlement bri akan merangkum semua kemenangan penjualan tersebut menjadi laporan yang rapi, memudahkan pembukuan kamu tanpa perlu menghitung uang fisik yang berisiko selisih atau hilang.

Menambah Daya Saing dengan Kompetitor

Bayangkan skenario ini: Ada dua toko berdampingan yang menjual produk serupa dengan harga yang sama. Toko A hanya menerima uang tunai, sedangkan Toko B (toko kamu) menerima pembayaran kartu, QRIS, dan dompet digital lewat EDC BRI. Pelanggan milenial dan Gen Z, yang merupakan demografi pembeli terbesar saat ini, pasti akan memilih Toko B.

Memiliki EDC meningkatkan citra profesionalisme (bonafiditas) toko kamu. Kamu terlihat lebih modern, siap melayani, dan mapan. Dalam persaingan bisnis yang ketat, kemudahan metode pembayaran seringkali menjadi faktor penentu keputusan pembelian (deciding factor). Bahkan turis atau pendatang yang tidak membawa uang tunai lokal akan terbantu dengan adanya fasilitas ini. Dengan menguasai operasional EDC, termasuk lancar dalam melakukan settlement edc bri kode dan penanganan kendala, kamu membangun kepercayaan pelanggan bahwa sistem di tokomu handal dan aman.

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan oleh merchant terkait operasional EDC dan password settlement bri, yang dirangkum untuk memberikan solusi cepat atas masalah umum di lapangan.

Q: Apa yang harus dilakukan jika lupa password settlement BRI dan sudah mencoba 3333 atau 0000 tapi gagal?

A: Jangan memaksakan mencoba password acak lebih dari 3 kali karena bisa menyebabkan mesin terblokir (User Locked). Jika kedua password standar tersebut gagal, segera hubungi Helpdesk Merchant BRI di nomor 1500274 atau hubungi petugas EDC (vendor) yang biasa melakukan maintenance di daerah kamu. Mereka akan memandu untuk mereset password atau mengirim teknisi.

Q: Apakah melakukan settlement edc bri dikenakan biaya tambahan?

A: Tidak. Proses settlement itu sendiri adalah proses pelaporan data transaksi ke bank dan tidak dikenakan biaya. Biaya yang dikenakan kepada merchant adalah MDR (Merchant Discount Rate) yang dipotong per transaksi, bukan saat melakukan settlement.

Q: Berapa lama batas waktu maksimal untuk melakukan settlement?

A: Sangat disarankan untuk melakukan settlement setiap hari sebelum pukul 22.00 WIB. Meskipun secara teknis data bisa tersimpan beberapa hari, menunda settlement meningkatkan risiko data hilang jika mesin rusak, dan tentunya menunda pencairan uang ke rekening kamu. Lakukan kode settlement edc bri sebagai standar operasional prosedur (SOP) harian wajib.

Q: Kenapa muncul pesan “Batch Empty” saat mau settlement?

A: Pesan “Batch Empty” atau “Batch Kosong” berarti tidak ada transaksi kartu yang terjadi pada mesin tersebut sejak settlement terakhir. Jika kamu merasa ada transaksi tapi muncul pesan ini, cek apakah transaksi sebelumnya berhasil (approved) atau gagal (declined). Atau mungkin, staf lain sudah melakukan settlement sebelumnya tanpa sepengetahuan kamu.

Q: Apakah kode settlement edc bri sama untuk semua tipe mesin?

A: Sebagian besar mesin BRI (Ingenico) menggunakan kode fungsi 232. Namun, antarmuka (interface) mesin Android mungkin berbeda, di mana kamu tinggal menyentuh ikon “Settlement” di layar. Meski caranya beda, fungsi dan tujuannya tetap sama.

Kesimpulan

Mengelola bisnis di era modern menuntut adaptasi teknologi yang cepat dan tepat. Mesin EDC BRI adalah alat bantu yang sangat powerful untuk mengakselerasi pertumbuhan omzet bisnis kamu, asalkan dioperasikan dengan benar. Pemahaman mendalam mengenai teknis operasional, mulai dari mengetahui password settlement bri (umumnya 3333 atau 0000), menggunakan kode function 232, hingga prosedur reprint dan penanganan kendala, adalah investasi pengetahuan yang wajib dimiliki.

Jangan anggap remeh proses settlement. Ini adalah jembatan terakhir yang mengubah angka digital di mesin menjadi uang nyata di rekening kamu. Kelalaian dalam melakukan settlement bri atau ketidaktahuan akan kode settle bri bisa berakibat fatal pada arus kas usaha. Terapkan kedisiplinan pada diri sendiri dan staf karyawan untuk selalu melakukan settlement setiap tutup toko. Pastikan kode settlement edc bri tercatat di tempat aman namun mudah diakses oleh personel berwenang.

Dengan menjalankan bisnis dengan otoritas (Authoritativeness) yang patuh aturan, serta menjaga kepercayaan (Trustworthiness) pelanggan dan bank—bisnis kamu akan memiliki fondasi yang kokoh untuk terus berkembang. Jadikan teknologi sebagai kawan, dan pastikan setiap transaksi berakhir manis dengan prosedur settlement yang sukses. Semoga panduan lengkap tentang password settlement bri ini bermanfaat bagi kelancaran usaha kamu. Sukses selalu untuk bisnis yang sedang kamu jalankan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *